10 Rilisan Klasik Death Metal Indonesia

10 Rilisan Klasik Death Metal Indonesia


10 Rilisan Klasik Terbaik Death Metal Indonesia

Pilihan ini hanya sekedar opini pribadi saja, dan tentu ini tergantung selera. Lagian sudah pada taukan kalo selera setiap kepala itu pasti berbeda, tul ga?
Jadi yang tidak tertulis bukan berarti jelek. Sekali lagi ini hanya soal selera. Saya menamakannya sebagai rilisan klasik karena kebanyakan yang saya pilih itu rata-rata rilisnya di awal-awal munculnya scene death metal di Indonesia ini, era 95an sampai 2000an lah. Ditambahkan kata "terbaik" karena itu merupakan terbaik menurut saya secara pribadi.
Lalu kenapa cuma 10? Tidak 20 atau 30 atau bahkan 100? Apakah yang pantas "dinominasikan" cuma sebatas 10 rilisan saja. Jawabannya: kumaha urang we, hahaa.. Tapi walopun terbaik, tetap saja masih ada minusnya.. yaitu lirik lagu. Rata-rata dulu band death metal lokal jarang banget yang nyantumin lirik. Yaa walopun dinyanyikan dengan grauk-grauk setidaknya saya bisa tahulah apa yang dibahasnya.

Ok, ini dia 10 rilisan klasik terbaik death metal lokal menurut selera saya:

10. Bloody Gore - Stench of Your Perversion
Asal: Jakarta
Tahun rilis: 1999
Label: Bloody Gore (self release)


Bloody Gore - Stench of Your Perversion









Brutal death tegangan tinggi! Kencang menendang melibas apapun yang ada didepannya! Walopun pernah dirilis ulang beberapa kali dengan perbaikan sound, tapi telinga saya lebih enjoy dengan yang versi pertamanya ini, terasa kasar dan liar, sangat cocok sekali dengan konsep musiknya yang dominan ngebut. Sayang ga ada liriknya hahaa walopun suara vokalnya mirip suara domba lagi digorok tapi kalo ada liriknya kan jadi ada point plusnya. Tapi walopun minus lirik, hal itu benar-benar terobati dengan semua musicknya (ada hurup C-nya, musick). Sick!


9. Trauma - Extinction of Mankind
Asal: Jakarta
Tahun rilis: 1998
Label: Morbid Noise Record


Trauma - Extinction of Mankind









Pure death metal, lagu-lagunya enak didenger walopun hasil rekordingnya tidak maksimal karena terlalu kebanyakan treble jadinya agak noise tapi itu bisa diakali dengan setting equalizer di audionya. Saya sangat menyukai komposisi lagu-lagunya karena ya itu tadi.. enak didenger, secara tidak sadar kepala ini suka ngangguk-ngangguk sendiri ngikutin iramanya. Suara growling vokalnya keren men!, dan juga teknik pengisian dari growl dan screamnya juga asyik, terasa pas banget. Top. Tapi sayang ga ada liriknya hahaa.. cuma saya salut juga dengan thanx list yang seabreg itu, sepertinya jaringan pertemanannya luas sekali :D


8. Victim of Rage - Korban Perang
Asal: Bandung
Tahun rilis: 1999
Label: Grind Ultimatum


Victim of Rage - Korban Perang









Brutal death ugal-ugalan! Materinya bener-bener sableng, kasar liar brutal. Apalagi kaset yang saya miliki ini adalah pitanya bukan asli hahaa, jadi hasil rekaman ulang (bahkan berulang-ulang) dari tape dirumah. Bingung? Begini, dulu kaset ini sering banget dipinjam, maka untuk cari amannya saya sengaja merekam ulang kaset A (yang aslinya) tersebut pake tape double mekanik maka jadilah sebut saja kaset B, nah akhirnya kaset B inilah yang sering wara-wiri ngerolling ke beberapa kawan saya. Pada suatu waktu karena ada kawan saya yang sangat menyukainya dia merekam pula dari kaset B itu maka jadilah kaset C. Singkat cerita entah bagaimana kaset A (yg aslinya) sama kaset B hilang ditelan jurig. Maka yang tersisa tinggal kaset C, berhubung kawan tersebut tidak mau menjualnya ya terpaksa saya minta tolong untuk minta direkamin, maka jadilah kaset D. Nah kaset D inilah yang sekarang saya miliki hahaa.. kebayang itu kasarnya kayak gimana, ditambah musiknya yang memang bener-bener brutal. Tapi jujur saya sangat menyukainya :D


7. Disinfected - Melted
Asal: Bandung
Tahun rilis: 2000
Label: Extreme Soul Production


Disinfected - Melted









Ini juga sama brutal death metal ugal-ugalan, cuma yang membedakan dengan diatas adalah output soundnya, hasil recording dialbum Melted ini benar-benar luar biasa. Jujur saja sebelum album ini rilis saya sangat menunggunya, karena penghuni band ini sudah dikenal terlebih dahulu lewat band sebelumnya yang juga dengan materi yang luar biasa, sebut saja Adyth gitaris sekaligus frontman band ini yang sebelumnya sudah berkibar dengan Rotten Corpse, terus ada Abah Andris yang telah membuat saya kepincut dengan permainan drumnya di Naked Truth. Dan ternyata penantian saya tidak sia-sia, maka album Melted pun nangkring manis dijejeran koleksi kaset saya :D


6. Death Vomit - Eternally Deprecated
Asal: Jogjakarta
Tahun rilis: 1999
Label: Demented Mind Record


Death Vomit Eternally Deprecated Demented Mind









Death metal grasa grusu alias tergesa-gesa, hahaa iya itulah kesan pertama kali waktu menyimak rilisan ini. Lagu-lagunya cepat dan terasa padat, namun kompak. Sesekali saya suka membayangkan sang drummer (Roy) sepertinya sibuk banget kalo mainin semua lagu di EP ini hahaa, emang semua drummer brutal death tidak ada yang sibukkah waktu mainin musiknya? :D
Ibaratnya kita dipaksa ngebut dijalan butut yang penuh lobang dan banyak belokannya :D


5. Jasad - C'est La Vie
Asal: Bandung
Tahun rilis: 1996
Label: Palapa Record


Jasad - C'est La Vie









Brutal mah henteu, ngan gering! Itulah pendapat kawan saya mengenai EP ini dulu, dan hingga detik ini saya masih sependapat dengan opini itu. Entah kenapa menurut telinga saya EP ini jauh dari kata brutal, cuma komposisinya memang bener-bener sakit (apa telinga saya memang sudah "sakit" ya? hahaa..). Permainan gitarnya asyik sekali terutama teknik kocokan tangan kanannya (kayak gitar kopong aja dikocok hehee), dan drumnya kalo disimak secara detail banyak ditemukan ketukan-ketukan yang terasa ganjil namun tidak keluar dari pakem, maksudnya bukan bertujuan supaya terkesan progressive ahh saya bingung juga nih menerangkannya hahaa, pokoknya Dani (drummer) ketahuan banget kalo dulu belajar drumnya itu secara otodidak dan cerdik. Dan inilah yang membuat EP ini menjadi unik. Unik asyik dan klasik. Sayang tidak ada liriknya nih hahaa :v


4. Rotten Corpse - Maggot Sickness
Asal: Malang
Tahun rilis: 1996
Label: Graveyard Production


Rotten Corpse - Maggot Sickness









Tidak percuma mereka menghabiskan 5 hari penuh untuk melakukan track recording semua materinya, karena hasil dari semua itu benar-benar luar biasa. Berkat album Maggot Sickness ini nama Rotten Corpse menjelma menjadi monster death metal yang sangat disegani. Dulu waktu pertama kali mendengarnya saya sama sekali tidak menyangka kalo ini adalah album death metal lokal, setelah dilihatin covernya barulah saya percaya. Ini serius. Anjing keren nih.. kayak band luar euy! A true masterpiece!
Tahun 2014 lalu album ini dirilis ulang oleh Undying Record dengan kualitas yang lebih baik lagi dan di fans page FB Rotten Corpse dicantumkan lirik lengkap semua lagunya. Lumayanlah bisa terobati rasa penasaran saya selama ini, haa


3. Naked Truth - Mind Disorder
Asal: Bandung
Tahun rilis: 1998
Label: Palapa Record, ESP Record


Naked Truth - Mind Disorder









Abah Andris yang mengisi drum di EP ini statusnya sebagai additonal saja bermain sangat prima dan rapih, inilah untuk kali pertamanya saya benar-benar kepincut dengan permainannya dan untuk selanjutnya saya selalu mencari rilisan yang drumnya diisi oleh Abah ini. Selain drum, yang membuat saya enjoy yaitu permainan gitarnya, dobel gitar yang sepertinya sengaja direkam terpisah, jadinya stereo-nya jelas banget, berhubung skillnya keren maka hasilnya pun ciamik. Semua materi Mind Disorder ini terasa berwibawa, death metal yang elegant kalo boleh nyebut istilah lainnya hahaa agak bingung juga sebenarnya milih kata yang tepat untuk rilisan masterpiece ini. Minusnya cuma satu, ga ada lirik yang tercantum.


2. Vile - Systematic Terror Decimation
Asal: Tangerang Selatan
Tahun rilis: 1999
Label: Dementia Record


Vile - Systematic Terror Decimation Dementia Record









Groovy and brutal blasting death metal! Walaupun ada rilisan ulangnya dengan sound yang berbeda dan drummer yang beda pula, tapi saya lebih menyukai versi yang pertama ini. Disini drummernya diisi oleh Pandi Ghebes (dari band Sadistis, Cryptical Death), permainan doi lebih powerfull, terdengar lebih bertenaga dan benar-benar konstant dalam memukul snare drumnya. Saya kurang begitu paham dalam soal perangkat musik, kalo tidak salah yang Pandi gunakan disini snare picollo atau apa, bunyinya itu kayak ada gemanya.. trang!, jadi bukan tak!, dan saya sangat menyukai bunyi trang itu hahaa apalagi pas doi memainkan hyperblast-nya wuihhh ngebutnya kerasa banget pokoknya benar-benar nendang! Irama gitar yang asyik catchy as f**k ditambah vokal deep growl dari Nino (Trauma), trus satu lagi nih yang bikin saya suka, yaitu lirik! Liriknya asli keren, kekerasan aparat era zaman orba, perlawanan rakyat/mahasiswa menentang tirani kekuasaan orba, sepertinya sang mastermind Bimo ikut turun kejalan waktu terjadinya sejarah kelam Mei 98 lalu di Jakarta. Jadi hampir semuanya liriknya menceritakan kejadian nyata cuma gaya penulisannya dibungkus dengan "kacamata" brutal death metal style! Gore, blood, mutilation, stench, dan sebangsanya sangat mendominasi penulisan lirik di EP ini namun tidak terasa garing. Kan ada tuh yang nulis lirik inggris tapi terasa garing gitu hahaa.. Minusnya cuma satu, cover depannya terlalu rame, justru malah lebih bagus yang versi rilisan ulangnya yang gambar belati itu. Hihii..
FYI: sekarang Vile sudah ganti nama jadi Absolute Defiance.


1. Forgotten - Future Syndrome
Asal: Bandung
Tahun rilis: 1997
Label: Palapa Record


Forgotten - Future Syndrome Palapa Record









Extreme death metal in your face! Saya sangat enjoy sekali  mendengarkan keseluruhan output soundnya, walopun konon kabarnya ini direkam secara live, tapi itu justru terasa sangat pas sekali dengan konsep materinya. Dobel gitar yang heavy as f**k mengiringi gempuran drum yang ber-typical old school, sangat sangat cocok sekali dengan karakter vokalnya yang berteriak lepas bebas seolah tanpa beban, terasa sangat emosional sekali, apalagi dengan dicantumkannya lirik di cover kasetnya, jelas itu merupakan sebuah nilai plus tersendiri. Direkam di studio yang sama dengan Jasad "C'est La Vie" yaitu Palapa Studio, makanya rada-rada mirip, tapi saya tidak peduli. Dari segi kemasan produksi, EP inilah yang menurut saya paling "sempurna", mulai dari pemilihan warna yang mendominasi, pemilihan font, desain cover depan, tata letak logo, credit title, foto, thanks list, lirik, dll. Semuanya enak dilihat. Cool!
Saking sukanya sama EP ini walopun sudah punya kasetnya tapi kalo misalkan ada yang menjual dengan harga yang pantas dengan kondisi masih mulus abis pasti akan saya beli lagi. Hahaa..


*Bonus Track:  (wkwkwk...)
Mungkin harusnya bikin listnya itu 11 rilisan klasik death metal indo kali ya. Karena yang satu ini memang menurut saya tidak bisa dilewatkan :)

Eternal Madness - Offerings to Rangda
Asal: Bali
Tahun rilis: 1997
Label: EM Record (self relesed)










Apa jadinya jika musik etnik Bali dipadukan dengan death metal? Jawabannya adalah rilisan ini. Output yang dihasilkan oleh trio seniman sinting ini terasa original banget. Sepertinya nyaris tidak ada band death metal diluaran sana yang memiliki materi seperti layaknya rilisan ini. Banyak band yang ter-influence oleh misalnya musik timur tengah; mereka meracik style-nya dengan irama atau suasana timur tengah, tapi itu hanya 1 atau 2 lagu saja, atau hanya dibeberapa part-part tertentu lagunya saja. Tidak full, tidak menyeluruh, jadi hasilnya tidak utuh. Nah kalo Offerings to Rangda ini terasa full dan utuh total maksimal membawa musik etnik Bali hampir ke tiap-tiap part setiap lagunya, bahkan sampai ke sampul dan bagian dalam cover kasetnya. Darah Bali mengalir deras disetiap artery death metal Eternal Madness - Offerings to Rangda ini. This is lunatic ethnic death metal in your face!


0 Response to "10 Rilisan Klasik Death Metal Indonesia"

Post a Comment

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel